Hai readers..

Di zaman yang serba modern ini tentu banyak inovasi yang muncul dari berbagai belahan dunia kan? 

Seperti yang kita tau banyak sekali pemanfaatan barang barang yang tak layak pakai menjadi barang bernilai jual tinggi hingga pemanfaatan bahan bahan yang biasa menjadi suatu bahan yang memiliki manfaat luar biasa. Nahh.. di artikel kali ini akan membahas salah satu pemanfaatan suatu bahan untuk membuat batu bata. Kira kira apa ya?? Seperti yang kita tau, biasanya batu bata terbuat dari tanah liat kan?tapi jangan salah, semakin berkembangnya zaman berbagai inovasi juga telah muncul dalam berbagai bidang lho.. Jadi jangan sampai ketinggalan zaman ya hehe..

Sekelompok peneliti dari Indian School Of Design And Innovation yang dipimpin Shreyas More mengembangkan batu bata yang terbuat dari arang. Wahh gimana ceritanya batu bata dari arang? 

Ternyata dibalik pembuatan batu bata dari arang ini didasari dari keyakinan peneliti yang mengatakan bahwa salah satu metode rekontruksi yang paling umum adalah pembuatan beton, menghasilkan sekitar 15 % dari emisi karbon dioksida dunia. Yang mana, industri bangunan tentu juga akan menjadi ancaman besar bagi lingkungan. Maka dari itu,  tujuan dibuatnya batu bata dari arang ini untuk mengurangi emisi yang dikeluarkan saat proses produksi material beton tersebut.

Lalu bagaimana sih kualitas Elemennya?

Jadi, kualitas elemen batu bata berbahan arang ini bisa memberikan kekuatan, flesibilitas, dan porositas tinggi pada batu bata. Karena terbuat dari arang dan serat loofah organik. Loofah organik sendiri merupakan suatu benda yang biasanya digunakan untuk mengangkat sel kulit mati. Selain dari loofah organin juga terdapat campuran dari udara dan tanah dengan bentuk bergelombang lho..  untuk apa sih campuran tersebut? Adanya campuran tersebut untuk menciptakan sistem yang bisa terurai secara ringan dan alami sehingga memungkinkan tanaman hidup di permukaannya. 

Apa sih sebenarnya fungsi batu bata arang?

Fungsi dari batu bata berbahan arang ini yaitu memungkinkan untuk memberikan pendinginan pasif pada suatu ruangan serta untuk mengendalikan suhu interior pada suatu ruangan sembari memurnikan udara yang masuk. Hal tersebut  tentu juga akan mengurangi kebutuhan pendingin udara pada suatu gedung. Wahh bisa menjadikan ruangan auto dingin yaa hehe.

Dan yang perlu kalian tau…dari inovasi yang muncul tersebut penelitian yang dilakukan ternyata belum sempurna lho. Sehingga belum bisa diterapkan sepenuhnya. Sayang yaa padahal uda bagus idenya hehe. Hal tersebut dikarenakan penelitian tentang batu bata berbahan arang ini harus terus mengeksplorasi kinerja iklim, palet warna alami, pola pada material dan komposisi bahan biofilik. Doakan ya guys semoga cepat terealisasikan hehe.

Semoga artikel ini bermanfaat 🙂


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *